Monday, October 13, 2014

cogito ergo sum

aku hadir itu semu

begitu juga rasa malumu

lebih abstrak dari nyatanya retak

hanya ada dua yang nyata

aku yang hadir meragukanmu

dan kau yang membawa ragu lama

semua itu mati diluar keraguan kita

singkat kata, kita nyata.

Thursday, October 9, 2014

wahai teman terpanggil palsu

sungguhlah kamu yang terpanggil kawan

tidak ada celah yang kuizinkan 

untuk didiami kau yang aku najiskan

cangkirku sudah cukup menampung pekat

tak sanggup tanganku melawan pilu lekat


Wednesday, October 8, 2014

riuh pagi

Mana kita mulai lagi riuh ini
hadir membawa ragu lama
menyelinap dalam terang dan gelap

lewat satu waktu

sama sekali kau tidak menemukanku
kenalkan aku pada jiwamu yang gembira sendu
hingga rinduku mengadu pada bisu
harapanku, tatapanmu, menghujam deras seperti palu!

Gengam aku dalam gelap

katamu terucap
gelap mana yang menaungi pilu masa lalumu?
ketika petang tiba, kau jatuh bersamanya 

kamu sudah jauh

dari rasa bahagia mereka yang angkuh
jangan lagi secangkir pilu kau seduh