Thursday, October 31, 2013

perangai riang.

Ku masih ada di sini siap jalani hari.


Dengan setiap langkah, yang menemani aku.


Semakin dekat, Lebih dekat ku kepadamu.


Bahagiaku bersamamu.

C lantai 3.

Untuk mati di hijau taman

dan berteduh di bawah teman

sesudah waktu pekan

sampai nafasku menjadi pelan



biar kata-kata menjadi berkat




sesusah itukah untuk mati didalam diri sendiri?

Wednesday, October 30, 2013

Bidal

seberapa susah untuk melayangkan maaf

seberapa mudah untuk memecah syaraf


seberapa banyak waktu untuk mengaduh


mengaduh bapa, untuk menyertakan jarak.



bapa, jauhkanlah tinju ku


atas kulit-kulit rekanku


di atas hitam hatiku


di bawah putihmu.



di samping semua lukaku


di depan riap-riap senyumku


agar lidahku tidak memotong


hati - hati kertas tipis


yang berujung bertebaran


di kepalan tinjuku.






aku mengasihimu.

Saturday, October 26, 2013

rehat

Kamu teralu tinggi untuk dipeluk malam

teralu dingin untuk dijabat pagi

untuk apa rehat di dalam kelam

kalau tidak berharap untuk dibagi


mungkin kamu sedang menangis

menangis untuk senang yang lebih besar lagi

biarlah waktu hanya sekedar nama

yakinlah kamu tidak sesepi yang pertama

aku bersamamu kawan kecil

didalam kata, didalam doa.