Kamu teralu tinggi untuk dipeluk malam
teralu dingin untuk dijabat pagi
untuk apa rehat di dalam kelam
kalau tidak berharap untuk dibagi
mungkin kamu sedang menangis
menangis untuk senang yang lebih besar lagi
biarlah waktu hanya sekedar nama
yakinlah kamu tidak sesepi yang pertama
aku bersamamu kawan kecil
didalam kata, didalam doa.
No comments:
Post a Comment