senyap-senyap berakhir lenyap
seperti itu sepi, menghantui kerap
kawan, pernah aku dihinggap
pernah rusak namun lupa berharap
itulah sepi, menghantui kerap
aku keluar dan hidup, hantu itu masih saja siap
dalam gelap, menunggu menyergap.
aku datang mungkin untuk berbagi ini,
apa yang kutinggal mati didalam kemarin
yang masih setia dihinggap sepi,
senang menyangkal tetapi berteriak rapi.
hilang, hilang, hilang.
No comments:
Post a Comment